Wednesday, November 23, 2016

Thanks Casey Neistat for Ending Your Vlog

Beberapa hari yang lalu, saya nggak sengaja liat twitnya mas Pandji soal Casey Neistat yang berhenti nge-vlog. Saya sendiri bukan penonton setia channel milik Casey Neistat, tapi melihat fenomena yang aneh ini saya jadi tertarik untuk mampir sejenak di channelnya. Bagaimana tidak, di jaman sekarang ini nge-vlog lagi trend gilak. Rasa-rasanya semua orang berlomba untuk nge-vlog. Tak peduli apakah konten vlog mereka berkualitas atau tidak. Bagi mereka, kualitas nomor dua puluh tujuh, nge-vlog nomor dua, kamu nomor satu. Uhuk. Vlog berubah menjadi sesuatu yang umum. Nge-vlog saat ini mungkin kaya ngetwit beberapa tahun yang lalu. Everybody is on it!! Bahkan, vlog bisa menjadi pundi-pundi rupiah dan pintu gerbang menuju ketenaran. Sudah banyak contoh nyata dari premis tersebut.

Saya hanya beberapa kali menikmati vlog si Casey Neistat, tapi cukup untuk membuat saya sadar bahwa Casey ini getol banget bikin vlog. Rasanya kok hampir setiap hari dia upload vlog baru. Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, saya tau betul gimana beratnya ngedit video. APALAGI KALO SETIAP HARI!! Cuma dua kemungkinannya, antara Casey ini selo banget hidupnya, atau emang dia cinta mati ama vlog. Di video berjudul “I’m Ending The Vlog”, Casey membeberkan rencananya untuk nge-vlog dan alasannya. Sebagai catatan, Casey ini punya subscriber sebanyak 5.862.698 (tertanggal Kamis 24 November)!! Dan rata-rata videonya dilihat jutaan kali. Rasanya makin ga masuk akal kalo orang ini benar-benar mau berhenti nge-vlog. Kalo YouTuber Indonesia berada di posisi Casey, pasti udah memanfaatkan momen ini buat kolaborasi sana sini, bikin project ini itu, jadi buzzer brand anu dan brand inu. Ya karena mereka lagi di puncak karir di dunia YouTube~




Dalam video berdurasi 10 menit ini, Casey menceritakan gimana awalnya dia nge-vlog. He’s doing vlog just to challenge himself. Casey adalah seorang filmmaker. Baginya, vlogging setiap hari bisa menjadi tantangan baru yang menarik. Tantangan yang menuntut dia untuk berkreasi setiap hari. Mencari ide baru untuk vlognya. Casey akan malu kalo konten vlognya caur seadanya. This is the reason why he’s vlogging. Not for the fame nor the money. Menurut Casey, selama dia nge-vlog, dia mendapatkan energi baru setiap harinya. He always wake up with bunch of energy. Like an energizer bunny, he’s working on his vlog. EVERYDAY! NO DAY OFF! Dari vlog terakhirnya ini, saya baru tau kalo Casey sudah berhasil memproduksi sekitar 500 vlog!! So why does he quit? He said that it’s getting easy and bored. He found the pattern. The easiest way to produce vlog. Somehow it takes away the fun. It brings no more energy. It brings no more excitement. So, maybe it’s time to stop. Time to find another new challenge.

Ngeliat vlog terakhir Casey ini bikin saya melongo. Casey, adalah orang yang berani melawan zona nyaman. Dia adalah bukti nyata dari quote ala-ala Tumblr soal zona nyaman. He’s literally leaving his comfort zone behind. Ask this to yourself, “If you have 5 millions subscriber with 2 millions average views, will you stop vlogging?” Mungkin cuma segelintir orang yang berani melakukannya. Apalagi dengan alasan untuk menemukan tantangan baru. Casey, bukannya meninggalkan dunia YouTube, he just want to find another kind of content for his channel. The more challenging one. Suatu tantangan yang memberikan energi setiap harinya. A new purpose. A new goal.

Casey jadi pengingat bagi diri saya sendiri dan mungkin bagi siapapun. Do I wake up with energy to pursue my goals? Do I feel excited everyday? Have I found my way? If the answer is NO, maybe it’s time for us to sit and think for a while. Will I just keep walking like this, or it’s time turn my way around?


Saya bisa membayangkan saat ini Casey tengah tersenyum sambil pusing memikirkan konten apa yang akan ia produksi untuk channel YouTubenya. Ingat, dia sedang tersenyum. 

Thanks, Casey, for reminding us how to live our life :)

No comments:

Post a Comment